Usaikan seminar program kerja, ini yang diusulkan masyarakat timpuseng
![]() |
Usaikan seminar program kerja, ini yang diusulkan masyarakat timpuseng |
Sebanyak 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Makassar)UIM( yang ditempatkan di Desa Timpuseng kecamatan Camba kabupaten maros Sulawesi selatan menggelar seminar program kerja pada Kamis 19/10/2023, seminar tersebut mengangkat tema Kolaborasi Membangun Desa dan menghadirkan aparat desa dan masyarakat setempat, seminar tersebut digelar di aula kantor desa Timpuseng kecamatan Camba kabupaten Maros Sulawesi selatan.
Kegiatan ini diawali dengan pembacaan qalam ilahi dan
sambutan-sambutan.
Imam Ashari selaku koordinator Desa (KORDES) Timpuseng dalam
sambutannya mengungkapkan: kami dari mahasiswa kkn uim sangat berterima kasih
kepada seluruh masyarakat desa timpuseng karena telah menerima dan menjamu
teman teman mahasiswa dengan sangat baik , pengawalan yang diberikan pula oleh
perangkat desa sangat luar biasa sehingga pada hari ini kami telah menyusun
berbagai macam program kerja yang diatur oleh teman-teman dan berbagai saran
dan masukan oleh lembaga setempat.
“harapan kami semoga dengan program kerja yang kami usulkan
ini dapat berguna serta berpotensi dalam membangun desa seperti amanah yang
diajukan oleh kampus itu sendiri yaitu berkolaborasi dalam membangun desa,”
jelas mahasiswa teknik informatika itu.
Hal tersebut dipertegas oleh munir selaku ketua BPD
Timpuseng, dalam menyusun program kerja itu Anak-anak mahasiswa melakukan
observasi dan mengamati program apa yang bisa dimaksimalkan dan bisa
diselesaikan tepat waktu.
“Saya berharap kepada anak-anak mahasiswa dalam menyusun
program keja itu jangan terlalu banyak jangan sampai tidak selesai pada waktu
yang telah ditentukan, olehnya itu dalam mengobservasi lapangan kita mengamati
program apa yang bisa dijalankan oleh anak-anak mahasiswa dan tidak memberatkan
kepada masyarakat.”
Lebihlanjut ketua BPD Timpuseng itu menambahkan anak-anak
mahasiswa KKN ini datang di desa ini untuk mengaplikasikan ilmunya dan saling
berbagi dengan masyarakat desa Timpuseng, sebagaimana dengan tema kolaborasi
membangun desa.
Dilain pihak Abdullah selaku imam desa mengungkapkan di desa
Timpuseng ini terdiri dari 3 dusun ketiga dusun itu terdiri beberapa ERT,
semoga dengan program ini insya Allah bisa menyentu semua dusun.
Dusun yang dimaksud adalah Matajang, Bu’rung dan Ara’.
“Sebagaimana tema diatas tadi maka kita harus bersinergi
dalam membangun desa ini, agar desa tersebut tidak ada yang tertinggal.
“Saya berharap kepada anak-anak mahasiswa ini agar mampu
mensejajarkan desa ini seperti desa yang maju dan tidak tertinggal,” jelas imam
desa itu.
Di desa Timpuseng ini pembangunan sedikit berjalan namun
mobilitas sangat terbatas untuk mengakses lokasi dalam dua dusun Bu’rung dan
Ara’, hal inilah yang kita fikirkan bersama agar kita mampu mengsejaterakan
mereka dengan fasilitas-fasilitas yang belum memadai dan bisa memperlancar ekonominya.
“Kedepan saya berharap anak-anak mahasiswa mampu bekerja
sama dengan pemerintah setempat untuk memberikan solusi dalam hal membangun
desa yang masih tertinggal, karena mahasiswa adalah generasi intelektual yang
bisa memikirkan masyarakat untuk menikmati pembangunan yang merata di semua
lini kehidupan masyarakat terkhusus di desa Timpuseng ini, bahkan seluru
Indonesia pada umunya,” ungkapnya sebelum membuka kegiatan dengan resmi.
Disesi terakhir kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama
dengan aparat desa setempat.
Post a Comment for "Usaikan seminar program kerja, ini yang diusulkan masyarakat timpuseng"