Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

2 Pemuda di Pettrani Makassar Ugal-Ugalan dan Bawa Badik, Didicuk Polisi...

2 Pemuda di Pettrani Makassar Ugal-Ugalan dan Bawa Badik, Didicuk Polisi...
2 Pemuda di Pettrani Makassar Ugal-Ugalan dan Bawa Badik, Didicuk Polisi...

Dua pemuda, Anang Mursyid Ibrahim (19) dan Dimas (19), menjadi sorotan setelah terciduk polisi saat mengendarai motor dengan gaya ugal-ugalan di Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua pemuda ini tidak hanya melanggar aturan lalu lintas dengan berkendara tanpa menggunakan helm, namun juga terlibat dalam insiden yang lebih serius.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib, memberikan informasi terkait penangkapan ini. Menurutnya, Dit Samapta Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar berhasil mengamankan Anang dan Dimas yang terlibat dalam aksi ugal-ugalan di jalan.

Pada Jumat (26/1) sekitar pukul 01.00 Wita, polisi yang sedang melaksanakan patroli rutin berhasil menemukan kedua pemuda ini tengah berkendara dengan gaya ugal-ugalan. Polisi dari pers unit 3 kemudian memberhentikan mereka untuk memberikan himbauan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Lalu pers unit 3 memberhentikan pengendara tersebut untuk dihimbau serta diperiksa,” ungkap Kombes Ngajib.

Ketika dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sesuatu yang lebih serius. Anang Mursyid, salah satu dari kedua pemuda tersebut, membawa sebilah badik di kantong kiri depannya. Temuan ini membuat situasi semakin rumit dan memerlukan tindakan lebih lanjut dari aparat kepolisian.

“Setelah diperiksa ditemukan 1 sajam jenis badik di kantong kiri depan pada salah satu pemuda tersebut,” jelas Kombes Ngajib.

Atas temuan tersebut, kedua pemuda tersebut diboyong ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan termasuk sebilah badik dan sebuah sepeda motor Honda Beat yang digunakan oleh keduanya.

Kejadian ini mencerminkan perlunya penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dan potensi kejahatan yang dapat terjadi di jalanan. Polisi Makassar telah melakukan tindakan preventif dengan patroli rutin, dan penangkapan ini menunjukkan bahwa tindakan tersebut merupakan langkah yang efektif untuk meminimalkan perilaku ugal-ugalan di jalan raya. Selain itu, penemuan senjata tajam juga menunjukkan pentingnya keamanan dalam menghadapi situasi yang tak terduga di jalanan. Semua ini menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban lalu lintas merupakan aspek yang krusial dalam kehidupan sehari-hari.

Pertangkapan Anang Mursyid Ibrahim dan Dimas oleh polisi di Makassar tidak hanya mencerminkan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengingatkan akan pentingnya kesadaran akan keselamatan di jalan raya. Kedua pemuda ini tidak hanya mengabaikan kewajiban menggunakan helm saat berkendara, tetapi juga terlibat dalam perilaku ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri mereka dan orang lain di jalan.

Peristiwa ini menyoroti urgensi kampanye keselamatan berkendara dan pengawasan ketat terhadap perilaku berbahaya di jalanan. Melalui penangkapan seperti ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib, menyampaikan bahwa penemuan sebilah badik saat pemeriksaan menambah dimensi serius dalam kejadian ini. Hal ini mengingatkan kita akan potensi bahaya yang dapat muncul di jalanan, bahkan dari pelanggaran lalu lintas yang sederhana.

Selain itu, kejadian ini juga memperkuat perlunya pembinaan dan edukasi yang lebih intensif terhadap pemuda terkait etika berkendara dan konsekuensi dari perilaku ugal-ugalan. Pendidikan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang betapa pentingnya mengutamakan keselamatan pribadi dan orang lain di jalan.

Dalam keseluruhan konteks, kejadian ini menciptakan peluang untuk menggali lebih dalam tentang faktor-faktor yang mendorong perilaku berbahaya di jalan dan bagaimana upaya pencegahan dan edukasi dapat lebih efektif di masa depan. Dengan terus meningkatkan kesadaran, penegakan hukum, dan edukasi, diharapkan dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab di Makassar dan wilayah lainnya.

 


Post a Comment for "2 Pemuda di Pettrani Makassar Ugal-Ugalan dan Bawa Badik, Didicuk Polisi..."